Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia - Ditengah gencarnya negara-negara lain khususnya Asia Tenggara yang kini tengah membangun negara mereka menjadi negara maju, misalnya Malaysia yang tengah membangun Nusajaya menjadi salah satu kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara(konon menyaingi Singapura), Indonesia justru masih sibuk mengurusi kasus suap impor daging sapi yang melibatkan Ahmad Fatanah dan mantan ketua PKS Lutfi Hasan Ishaq. Yang lebih parah lagi, semua media Indonesia dari cetak, elektronik, berita bahkan infotaiment, semua menyajikan berita si AF yang disebut sebut mempunyai hubungan dengan lebih dari 20 wanita cantik. Lalu mungkin muncul pertanyaan dibenak masyarakat Indonesia, mau jadi apa negeri ini?

Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia KLU IC


Indonesia seolah lupa bahwa masih banyak diluar sana masyarakat miskin yang membutuhkan uluran tangan pemerintah. Korupsi ini memang begitu besar dampaknya bagi perekonomian bangsa. Korupsi dapat memperlambat proses pembangunan nasional baik SDA maupun SDM. Bagaimana tidak, uang Biaya Operasional Pendidikan(BOS) yang seharusnya untuk subsidi pendidikan anak negeri pun turut "ditilep" koruptor. Uang untuk Simulator SIM pun digelapkan oleh Djoko Susilo. Yang lebih mencenganngkan lagi, uang Al-Qur'an yang sejatinya berhubungan langsung dengan agama dan Allah SWT juga tidak luput dari penggelapan/korupsi. Apakah para koruptor itu punya akal waras? Apakah dia buta karena uang? Lalu apa yang salah dari mereka? 

Mungkin moral berperan penting dalam upaya pemberantasan korupsi ini. Dari jaman dulu sampai sekarang mungkin budaya korupsi sudah mengakar di kehidupan masyarakat Indonesia. Lalu apa yang harus dilakukan pemerintah untuk menghukum para koruptor agar mereka jera? Pemerintah harus belajar dari China. Mereka menghukum koruptor dengan hukuman mati. Lihatlah, kini China menjadi negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. 

Pemerintah selalu beralasan menghukum koruptor dengan hukuman mati itu melanggar HAM, tidak manusiawi. Lalu apakah menggelapkan uang negara sampai miliaran bahkan triliunan rupiah itu manusiawi namanya? Indonesia bisa menghidupi rakyatnya selama 1 tahun dengan uang 1 triliun. Jika uang itu digelakan oeh para koruptor, apakah itu manusiawi? Disinilah letak KETIDAKADILAN. Pemerintah seolah melindungi para koruptor negeri ini. Dari polisi, anggota DPR, anggota parpol, aparatur negara, bupati, camat, semua korupsi. 

Lalu apa solusi terbaik untukmenghukum para koruptor?  Mungkin jika dilakukan survei ke seluruh masyarakat Indonesia, saya yakin 80% akan menjawab HUKUM MATI. Apakah anda setuju? Lalu jika anda setuju apakah pemerintah akan berpikir sama seperti kita? Tanyalah pada rumput yang bergoyang.

Title Post: Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Fandi Adhitya
Terimakasih sudah berkunjung di KLU IC, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar.

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Info Menarik dengan judul Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://kluic.blogspot.com/2013/05/upaya-pemberantasan-korupsi-di-indonesia.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Fandi Adhitya - Rabu, 22 Mei 2013

Belum ada komentar untuk "Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia"

Poskan Komentar